Pengertian Pendidikan

cb861702a4d0f2a8c73f41c0c4760a8f_XL

Cecep Kustandi

Etimologi dan Terminologi Pendidikan

1.       Etimologi

Kata pendidikan dalam bahasa Inggris disebut education yang berasal dari bahasa Latin yaitu “educatum” yang tersusun atas dua kata yaitu “E” dan “Duco”. Kata “E” berarti sebuah perkembangan dari dalam ke luar atau dari sedikit menjadi banyak, sementara “Duco” berarti perkembangan atau sedang berkembang. Dalam hal ini menunjukkan bahwa pengertian pendidikan adalah menjadi berkembang atau bergerak dari dalam keluar, atau dengan kalimat lain, pendidikan berarti proses mengembangkan kemampuan diri sendiri dan kekuatan individu.

Kata education sering juga dihubungkan dengan “Educere” yang juga berasal dari bahasa Latin yang berarti dorongan dari dalam keluar. Artinya adalah untuk memberikan pendidikan melalui perubahan yang diusahakan melalui latihan ataupun praktik. Oleh karena itu definisi pendidikan mengarahkan untuk suatu perubahan terhadap seseorang untuk menjadi lebih baik.

Sedangkan kata pendidikan itu sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu “pedagogi” yang terdiri dari kata “paid” yang berarti anak sedangkan “agogos” yang berarti membimbing sehingga pedagogi dapat di artikan sebagai ilmu dan seni mengajar anak.

2.       Terminologi

Menurut KBBI, kata pendidikan berasal dari kata “didik” yang berarti memelihara dan memberi latihan (ajaran, tuntunan, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran. Kemudian kata “didik” ini mendapat awalan “pe-“ dan akhiran “-an”, sehingga kata ini mempunyai arti proses atau cara atau perbuatan yang mendidik.

Secara bahasa definisi pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusiamelalui upaya pengajaran dan pelatihan.

Pengertian Pendidikan Menurut Para Tokoh

Dengan perkembangan zaman di dunia pendidikan yang terus berubah dengan signifikan sehingga banyak merubah pola pikir pendidik, dari pola pikir yang awam dan kaku menjadi lebih modern. Hal tersebut sangat berpengaruh dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. Menyikapi hal tersebut pakar-pakar pendidikan mengkritisi dengan cara mengungkapkan teori pendidikan yang sebenarnya untuk mencapai tujuan pendidikan yang sesungguhnya. Berikut adalah pengertian pendidikan menurut para ahli.

1.       Ki Hadjar Dewantara

Ki Hadjar Dewantara merupakan seorang pahlawan nasional di bidang pendidikan karena kontribusinya yang besar dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia melalui pendidikan. Lahir pada tanggal 2 Mei 1889, dan setiap tanggal 2 Mei di Indonesia diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Bagian dari semboyan ciptaannya, “Tut Wuri Handayani” menjadi slogan Kementrian Pendidikan Republik Indonesia. Oleh karenanya ia mendapat julukan Bapak Pendidikan Nasional Indonesia.

Menurut KHD, Pendidikan adalah tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya, pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.

2.       John Dewey

John Dewey adalah seorang filsuf dari Amerika Serikat. Selain sebagai filsuf, Dewey juga dikenal sebagai kritikus sosial dan pemikir dalam bidang pendidikan. Ia merupakan penggagas teori dan metode “Learning by Doing”.

Menurut Dewey, pendidikan adalah proses pembentukan kecakapan-kecakapan fundamental secara intelektual dan emosional kearah alam dan sesama manusia. Namun dalam sumber lain ia mengatakan bahwa pendidikan merupakan suatu proses pengalaman. Karena kehidupan merupakan pertumbuhan, maka pendidikan berarti membantu pertumbuhan batin manusia tanpa dibatasi oleh usia. Proses pertumbuhan adalah proses penyesuaian pada setiap fase dan menambah kecakapan dalam perkembangan seseorang melalui pendidikan.

3.       Jean-Jacques Rousseau

Jean Jacques Rousseau adalah seorang tokoh filosofi besar, penulis dan komposer pada abad pencerahan. Pemikiran filosofinya memengaruhi revolusi Prancis, perkembangan politika modern dan dasar pemikiran edukasi. Dia dimasukan sebagai pahlawan nasional di Panthéon Paris, pada tahun 1794, enam belas tahun setelah kematiannya.

Menurut J.J. Rousseau, pendidikan adalah memberi kita perbekalan yang ada pada masa kanak-kanak sampai remaja yang nantinya akan dibutuhkan pada saat kita dewasa nanti.

4.       Plato

Siapa yang tidak kenal Plato? Seorang filsuf dan matematikawan Yunani ini adalah salah satu dari tiga orang filsuf Yunani yang paling berpengaruh di dunia barat. Ketiga orang tersebut adalah Socrates, Plato dan Aristoteles. Plato adalah murid Socrates.

Pemikiran Plato pun banyak dipengaruhi oleh Socrates, hingga banyak karya dari Plato yang sebenarnya adalah pemikiran Socrates. Kemudian pada masa setelahnya, Plato menjadi guru dari Aristoteles.

Menurut Plato, pendidikan adalah proses yang dilakukan seumur hidup yang dimulai dari seseorang lahir hingga kematiannya, yang membuat seseorang bersemangat dalam mewujudkan warga negara yang ideal dan mengajarkannya bagaimana cara memimpin dan mematuhi yang benar. Plato pun menambahkan dalam pengertiannya tentang pendidikan bahwa pendidikan tidak hanya menyediakan ilmu pengetahuan dan kemampuan akan tetapi nilai, pelatihan insting, membina tingkah laku dan sikap yang benar. Pendidikan yang sejati akan memiliki kecenderung terbesar dalam membentuk manusia yang beradab dan memanusiakan manusia dalam hubungan mereka bermasyarakat dan mereka yang berada dalam perlindungannya. Definisi dan pengertian pendidikan inilah yang menjadi arah yang kemudian dijadikan sebagai dasar dari pengertian pendidikan lainnya khususnya di negeri barat.

5.       Prof. Dr. H. Mahmud Yunus

Prof. Dr. H. Mahmud Yunus adalah seorang ulama Indonesia. Ia melewatkan waktunya sebagai pendidik dan pengajar. Ia dikenal pula melalui karya-karyanya meliputi sedikitnya 80 judul buku, termasuk menyusun Tafsir Qur’an Karim dan kamus Arab-Indonesia. Melalui jabatannya di Departemen Agama, ia menginisiasi dan memperjuangkan masuknya mata pelajaran pendidikan agama dalam kurikulum nasional. Buku-bukunya masih dipergunakan untuk keperluan pengajaran madrasah dan pesantren Indonesia. Yunus menerima gelar doktor kehormatan di bidang tarbiyah dari IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan namanya disematkan untuk jalan menuju kampus IAIN Imam Bonjol Padang.

Menurut Prof. Dr. H. Mahmud Yunus, pendidikan ialah suatu usaha yang dengan sengaja dipilih untuk mempengaruhi dan membantu anak yang bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan, jasmani dan akhlak sehingga secara perlahan bisa mengantarkan anak kepada tujuan dan cita-citanya yang paling tinggi.

Agar memperoleh kehidupan yang bahagia dan apa yang dilakukanya dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, masyarakat, bangsa, negara dan agamanya.

Referensi

15 Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli. (2015, Februari 19). Diambil kembali dari Seputar Pengetahuan: http://www.seputarpengetahuan.com/2015/02/15-pengertian-pendidikan-menurut-para.html

Badan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2015). Definisi Pedagogi. Diambil kembali dari KBBI Daring: http://kbbi.web.id/pedagogi

Badan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2015). Definisi Pendidikan. Diambil kembali dari KBBI Daring: http://kbbi.web.id/didik

Dasar Pendidikan. (2014, Januari 19). Diambil kembali dari Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Dasar_Pendidikan

Definisi Pendidikan. (t.thn.). Diambil kembali dari Dunia Baca: Bukan Sekedar Baca: http://duniabaca.com/definisi-pendidikan.html

Departemen Agama. (2009, Maret 18). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003. Diambil kembali dari Kementrian Agama Republik Indonesia: http://kemenag.go.id/file/dokumen/UU2003.pdf

Elrasyid, A. (2015). Pengertian Pendidikan Menurut Ahli. Diambil kembali dari Academia: https://www.academia.edu/7916988/Pengertian_Pendidikan_Menurut_Ahli

Haryanto. (2012, Februari 5). Pengertian Pendidikan Menurut Ahli. Diambil kembali dari Belajar Psikologi: http://belajarpsikologi.com/pengertian-pendidikan-menurut-ahli/

Jean-Jacques Rousseau. (2013, September 9). Diambil kembali dari Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Jean-Jacques_Rousseau

John Dewey. (2014, April 3). Diambil kembali dari Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/John_Dewey

Ki Hadjar Dewantara. (2015, Agustus 26). Diambil kembali dari Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Ki_Hadjar_Dewantara

Mahmoed Joenoes. (2015, Mei 1). Diambil kembali dari Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Mahmoed_Joenoes

Oxford University Press. (2015). Education Definition. Diambil kembali dari Oxford Dictionaries: http://www.oxforddictionaries.com/definition/english/education

Pendidikan. (t.thn.). Diambil kembali dari Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan

Pendidikan di Indonesia. (t.thn.). Diambil kembali dari Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan_di_Indonesia

Pengertian Pendidikan: Pendapat Ahli Tentang Pendidikan. (2014). Diambil kembali dari Apa Pengertian Ahli: http://www.apapengertianahli.com/2015/01/pengertian-pendidikan-pendapat-ahli-pendidikan.html

Tohir, M. (2014, November 30). Pengertian Pendidikan. Diambil kembali dari LebahMaster: http://www.lebahmaster.com/lainnya/pengerian-kata/pengertian-pendidikan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s