MEDIA PRESENTASI INTERAKTIF

smart-classroom1

 Cecep Kustandi

Media presentasi s Interaktif

Media presentasi merupakan kata dalam bahasa inggris yang berarti permainan. Permainan adalah sesuatu yang dapat dimainkan dengan aturan tertentu sehingga ada yang menang dan ada yang kalah, biasanya dalam konteks tidak serius atau dengan tujuan refreshing. Dalam kamus bahasa Indonesia media presentasi diartikan sebagai permainan. Permainan merupakan bagian dari bermain dan bermain juga bagian dari permainan keduanya saling berhubungan. Permainan adalah kegiatan yang kompleks yang didalamnya terdapat peraturan, permainan dan budaya. Sebuah permainan adalah sebuah sistem dimana pemain terlibat dalam konflik buatan, disini pemain berinteraksi dengan sistem dan konflik dalam permainan merupakan rekayasa atau buatan, dalam permainan terdapat peraturan yang bertujuan untuk membatasi perilaku pemain dan menentukan permainan. Media presentasi bertujuan untuk menghibur, biasanya media presentasi banyak disukai oleh anak- anak hingga orang dewasa. Media presentasi sebenarnya penting untuk perkembangan otak, untuk meningkatkan konsentrasi dan melatih untuk memecahkan masalah dengan tepat dan cepat karena dalam media presentasi terdapat berbagai konflik atau masalah yang menuntut kita untuk menyelesaikannya dengan cepat dan tepat. Tetapi media presentasi juga bisa merugikan karena apabila kita sudah kecanduan media presentasi kita akan lupa waktu dan akan mengganggu kegiatan atau aktifitas yang sedang kita lakukan.

Berdasarkan representasi visual, media presentasi dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu media presentasi 2 dimensi (2D) dan 3 dimensi (3D). Media presentasi 2D adalah media presentasi , yang secara matematis, hanya melibatkan 2 elemen koordinat kartesius, yaitu x dan y, sehingga konsep kamera pada media presentasi 2D hanya menentukan “gambar” mana pada media presentasi yang dapat dilihat oleh pemain. Sedangkan media presentasi 3D adalah media presentasi selain melibatkan elemen x dan y, juga melibatkan elemen z pada perhitungannya, sehingga konsep kamera pada media presentasi 3D benar-benar menyerupai konsep kamera pada kehidupan nyata, yaitu selain digeser (seperti pada media presentasi 2D), juga dapat diputar dengan sumbu tertentu

Pengertian Media presentasi Interaktif

Media presentasi interaktif (Hurd dan Jenuings, 2009) adalah media presentasi yang khusus dirancang untuk mengajarkan siswa suatu pembelajaran tertentu, pengembangan konsep dan pemahaman dan membimbing mereka dalam melatih kemampuan mereka, serta memotivasi mereka untuk memainkannya.

Masih menurut Hurd dan Jenuings (2009) perancangang yang baik haruslah memenuhi kriteria dari media presentasi interaktif itu sendiri. Berikut ini adalah beberapa kriteria dari sebuah education media presentasi , yaitu:

  • Nilai Keseluruhan (Overall Value)

Nilai keseluruhan dari suatu media presentasi terpusat pada desain dan panjang durasi media presentasi. Aplikasi ini dibangun dengan desain yang menarik dan interaktif. Untuk penentuan panjang durasi, aplikasi ini menggunakan fitur timer.

  • Dapat Digunakan (Usability)

Mudah digunakan dan diakses adalah poin penting bagi pembuat media presentasi. Aplikasi ini merancang sistem dengan interface yang user friendly sehingga user dengan mudah dapat mengakses aplikasi.

  • Keakuratan (Accuracy)

Keakuratan diartikan sebagai bagaimana kesuksesan model/gambaran sebuah media presentasi dapat dituangkan ke dalam percobaan atau perancangannya. Perancangan aplikasi ini harus sesuai dengan model media presentasi pada tahap perencanaan.

  • Kesesuaian (Appropriateness)

Kesesuaian dapat diartikan bagaimana isi dan desain media presentasi dapat diadaptasikan terhadap keperluan user dengan baik. Aplikasi ini menyediakan menu dan fitur yang diperlukan user untuk membantu pemahaman user dalam menggunakan aplikasi.

  • Relevan (Relevance)

Relevan artinya dapat mengaplikasikan isi media presentasi ke target user. Agar dapat relevan terhadap user, sistem harus membimbing mereka dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Karena aplikasi ini ditujukan untuk anak-anak maka desain antarmuka harus sesuai dengan nuansa anak-anak, yaitu menampilkan warna-warna yang ceria.

  • Objektifitas (Objectives)

Objektifitas menentukan tujuan user dan kriteria dari kesuksesan atau kegagalan. Dalam aplikasi ini objektivitas adalah usaha untuk mempelajari hasil dari permainan.

  • Umpan Balik (Feedback)

Untuk membantu pemahaman user bahwa permainan (performance) mereka sesuai dengan objek media presentasi atau tidak, feedback harus disediakan. Aplikasi ini menyajikan animasi dan efek suara yang mengindikasikan kesuksesan atau kegagalan permainan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s