KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR: KETERAMPILAN MENGGUNKAN MEDIA PEMEBELAJARAN

smart-classroom1

CECEP KUSTANDI

  1. PENGERTIAN

Media pembelajaran adalah sarana pembelajaran yang digunakan sebagai perantara dalam proses pembelajaran untuk mempertinggi efektivitas dan efisiensi dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Kata media berasal dari bahasa Latin medius yang secara harfiah berarti tengah, perantara, atau pengantar. Dalam bahasa Arab, media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan.Beberapa pengertian media menurut para ahli akan diberikan sebagai berikut:

  1. Gerlach dan Ely mengatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap.Dalam pengertian ini guru,teks,dan lingkungan sekolah merupakan media.Secara lebih khusus pengertian media dalam proses belajar mengajar cendrung diartikan sebagai alat-alat grafis,fotografis,atau elewktronis untuk menangkap,memproses dan menyusun kembali informasi visual atau verbal
  2. AECT memberikan batasan tentang media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi.
  3. Menurut Fleming ( 1987: 234 ) adalah penyebab atau alat yang turut campur tangan dalam dua pihak dan mendamaikannya. Dengan istilah mediator media menunjukkan fungsi atau perannya, yaitu mengatur hubungan yang efektif antara dua pihak utama dalam proses belajar- siswa dan isi pelajaran. Ringkasnya, media adalah alat yang menyampaikan atau menghantarkan pesan-pesan pengajaran.
  4. Heinich dan kawan-kawan (1982) mengemukakan istilah medium sebagai perantara yang mengantar inforamasi antara sumber dan penerima. Apabila media itu membawa pesan-pesan atau informasi yang bertujuan instruksional atau mengandung maksud-maksud pengajaran maka media itu disebut media pengajaran.
  5. Hamidjojo dalam Latuheru (1993) memberi batasan media sebagai semua bentuk perantara yang digunakan oleh manusia untuk menyampaikan atau meyebar ide, gagasan atau pendapat yang dikemukakan itu sampai kepada penerima yang dituju.
  6. Gagne dan Brigs (1975) secara implisit mengatakan bahwa media pembelajaran meliputi alat yang secara fisik digunakan untuk meyampaikan isi materi pengajaran, yang terdiri dari buku,tape-recorder, kaset, video camera, viseo recorder, film, slide (gambar bingkai), foto, gambar, grafik, televisi, dan komputer.
  7. National Education Association memberikan definisi media sebagai bentu-bentuk komunikasi baik tercetak maupun audio-visual dan peralatannya. Dengan demikian media dapat dimanipulasi, dilihat, didengar atau dibaca.

Secara umum, media pembelajaran dapat dikelompokkan kedalam media cetak dan non cetak, atau media elektronik dan non elektronik. Santosa (2002:10). Beberapa jenis media pembelajaran yang sering digunakan diantaranya:
1.    Media pandang, dengar,dan gerak:VCD,Film.
2.    Media pandang gerak:film tak bersuara
3.    Media pandang diam:OHT (Over Head Transparancy), slide, gambar, chart, poster.
4.    Media dengar:rekaman (kaset dan CD)
5.    Media cetak:buku ajar, LKS, majalah, koran.
6.    Multimedia:komputer, slide berangkai.

  1. TUJUAN

1)      Memperjelas penyajian pesan agar terlalu verbaitis.

2)      Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indera.

3)      Menimbulkan kegairahan belajar

4)      Memberikan kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi langsung dengan lingkungan dan kenyataan.

5)      Memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara mandiri sesuai dengan kemampuan dan minatnya.

 

  1. KOMPONEN DAN CONTOH
  2. Media audio, yaitu media yang digunakan sebagai alat bantu pembelajaran yang mempunyai sifat dapat didengarkan olah siswa, misalnya radio, tape recorder.
  3. Media visual, yaitu media yang digunakan sebagai alat bantu dalam pembelajaran yang mempunyai sifat dapat dilihat oleh siswa, misalnya peta, gambar pemandangan.
  4. Media audio-visual, yaitu media yang digunakan sebagai alat bantu dalam pembelajaran yang mempunyai sifat dapat dilihat dan didengar oleh siswa, misalnya televisi, film.
  1. PRINSIP – PRINSIP
  2. Tepat guna, artinya media pembelajaran yang digunakan sesuai dengan kompetensi dasar.
  3. Berdaya guna, artinya media pembelajaran yang digunakan mampu meningkatkan motivasi siswa.
  4. Bervariasi, artinya media pembelajaran yang digunakan mampu mendorong sikap aktif siswa dalam belajar.

 

 

Sumber :

http://iyankcutekayamarmut.blogspot.com/2013/04/keterampilan-menggunakan-media.html

http://ridwan-sururi.blogspot.com/2013/07/makalah-keterampilan-dasar-dalam.html

http://davidstkipmpl.wordpress.com/2011/07/10/keterampilan-menggunakan-media-pembelajaran/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s