Anotasi Buku The Fifth Discipline : The Art and Practice of The Learning Organization

The Fifth Discipline , The Art and Practice of The Learning Organization

Cecep Kustandi

Judul Buku                            : The Fifth Discipline : The Art and Practice of The Learning Organization

Pengarang                              : Peter M. Senge

Penerbit                                  : Random House Businese Books

Tahun Terbit                          : 2006

Jumlah Halaman                  : 445 Halaman

Tujuan ditulisnya buku:

Untuk memberitakan bahwa di masa kini, satu-satunya sumber daya dari keunggulan kompetitif adalah kemampuan organisasi kita untuk belajar lebih cepat dari kompetisi nya.

 

Pokok Bahasan:

Buku ini terdiri dari 6 bagian pokok dengan bagian-bagian sebagai berikut:

 

Bagian Kesatu:

Membahas tentang bagaimana tindakan-tindakan kita menciptakan realitas hidup dan bagaimana kita bisa mengubah hal itu. Dengan bahasan per bab tentang konsep kepercayaan diri, tentang keharusan untuk mengidentifikasi kapan organisasi tempat kita bernaung memiliki kesulitan belajar, dan apakah kita telah menjadi tahanan dari sistem, atau tahanan dari pemikiran kita sendiri. Intinya, di sini dijelaskan bahwa seorang pemimpin harus mengetahui bahwa tindakan-tindakannya mencerminkan realitas dari organisasi yang dipimpinnya dan bisa membawanya menjadi organisasi yang mampu belajar.

Bagian Kedua:

Membahas tentang landasan dari pembelajaran organisasi. Inti nya, dijelaskan bahwa supaya organisasi bisa menjadi organisasi yang belajar, maka diperlukan perubahan dalam paradigma berpikir, kemampuan untuk mengidentifikasi pola-pola yang mengontrol berbagai event, serta seni untuk melihat berbagai kecendrungan yang mungkin muncul dalam perkembangan perusahaan di masa yang akan datang.

 

Bagian Ketiga:

Membahas tentang inti disiplin, yaitu membangun organisasi yang mampu belajar. Dalam bagian ini dijelaskan bahwa sebuah organisasi, agar mampu belajar maka setiap elemen terkecilnya harus memiliki penguasaan personal, memahami model-model mental, harus bisa berbagi visi bersama, dan mampu belajar dalam kelompok. Semua ini akan berimbas pada kemampuan organisasi untuk belajar.

 

Bagian Keempat:

Membahas tentang berbagai prototype. Dalam bagian ini dijelaskan tentang prinsip keterbukaan organisasi, kemampuan untuk menghargai kultur lokal, kemampuan seorang manajer dalam mengelola waktu, memisahkan masalah rumah dengan pekerjaan di kantor, dibahas juga tentang teknologi dari organisasi yang mampu belajar, dan terakhir, pekerjaan baru dari seorang pemimpin. Inti nya, semua yang dibahas dalam bab ini merupakan hal-hal yang harus ditanamkan dalam internal kepribadian seorang perimpin sehingga ia tahu dan bisa bekerja sebaik mungkin dalam memimpin organisasinya.

 

Bagian Kelima:

Bagian ini merupakan ulasan dari bab-bab sebelumnya, atau pemantapan. Di sini dijelaskan bahwa perubahan dapat dilakukan melalui penelaahan secara manajerial. Identifikasi dilakukan terhadap elemen-elemen kinerja organisasi yang dianggap kurang memadai. Setelah itu dihasilkan asumsi-asumsi yang disertai operasionalisasi. Di sini dijelaskan berbagai pendekatan dengan disertai ilustrasi yang cukup jelas, serta solusi dari permasalahan yang ditemui.

 

Kekhasan dari buku ini:

Salah satu hal yang membedakan buku ini dari buku yang lainnya adalah banyak digunakannya ilustrasi untuk menjelaskan sebuah pendekatan. Dengan demikian, pembaca akan lebih terbantu untuk memahami penjelasan dari penulis atas permasalahan yang dikemukakan dalam buku yang ditulisnya ini.

 

Rekomendasi:

Buku ini direkomendasikan untuk dibaca oleh pendiri dan manajer perusahaan, pimpinan sekolah, dan CEO perusahaan. Alasannya karena dalam buku ini banyak berisi deskripsi tentang bahasan manajemen yang umum berlaku di banyak organisasi, sehingga lebih mengena. Dan pembaca dapat memperoleh gambaran untuk menyelesaikan sebuah konflik di dalam organisasi nya.

Cecep Kustandi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s