Anotasi Buku Leaders Who Make a Difference

Leaders Who Make a Difference

Cecep Kustandi

Judul Buku                     : Leaders Who Make a Difference

Essential Strategies for Meeting the Nonprofit Challenge

Pengarang                       : Burt Nanus and Stephen M. Dobbs

Tahun Terbit                  : 1999

Penerbit                          : Jossey Bass

Tempat Terbit                : San Fransisco, Amerika Serikat

Jumlah Halaman          : 279 Halaman


 

Tujuan Penulisan Buku:

Buku ini secara khusus ditulis untuk memperbaiki kepemimpinan di organisasi-organisasi non profit. Secara umum dikatakan bahwa buku ini ingin memberi kontribusi pada kepemimpinan efektif dari para pemimpin dalam pekerjaannya dan agar mereka memberi kontribusi pada perbaikan manusia di masyarakat.

 

Pokok Bahasan:

Buku ini dibagi ke dalam 4 bagian sebagai berikut:

Bagian Kesatu:

Bagian ini membahas mengenai kepemimpinan dalam organisasi-organisasi non profit. Di bagian ini dibahas tentang tantangan kepemimpinan di mana seorang pemimpin harus memiliki dorongan dan alasan logis untuk menjadi pemimpin di sebuah organisasi non profit. Bahwa seorang pemimpin harus mempunyai refleksi diri dan menyadari kelemahannya masing-masing. Mereka harus memiliki dan menguasai semua skill yang diperlukan untuk menjadi pemimpin. Selain itu, dalam bab kedua dari bagian pertama ini dibahas pula berbagai hal mengenai peran organisasi non profit, apa sumbangsih mereka pada kehidupan sosial masyarakat, juga tentang diperlukannya perbaikan kepemimpinan agar organisasi-organisasi non profit mampu memenuhi tantangan-tantangan baru yang mereka hadapi dan bahwa keberhasilan atau kegagalan mereka bisa diukur dari rendahnya kualitas hidup. Di bab terakhir dari bagian satu, didiskusikan tentang cara untuk memulai menjadi seorang pemimpin, di sini, seorang calon pemimpin diharuskan untuk mengenali modal-modal keorganisasian yang banyak berkaitan dengan manajemen, kemampuan sosial, serta kinerja di mana seorang pemimpin mampu membawa organisasi yang dipimpin nya ke arah kemajuan atau tidak.

 

Bagian Kedua:

Bagian ini membahas mengenai cara membangun organisasi. Di bab pertama dari bagian ini dijelaskan bahwa seorang pemimpin itu harus mempunyai visi yang jelas, di mana visinya itu menjadi visi bersama. Selain itu ditekankan bahwa seorang pemimpin yang mempuyai visi harus mampu merealisasikan visinya itu ke dalam tindakan yang konkrit. Semua karena visi itu akan memberi inspirasi, memperbaharui, dan merubah sebuah organisasi dan diwujudkan dalam tindakan. Dan bahwa cara terbaik untuk menggerakkan organisasi adalah dengan mengembangkan sebuah strategi jangka panjang efektif berdasarkan pada misi. Di bagian selanjutnya dari bagian kedua ini dijelaskan bahwa seorang pemipin harus bisa memahami berbagai isu, baik dalam lingkup kependidikan, peserta didik, staf pengajar, maupun isu tentang lembaga nya. Dan bahwa seorang pemipin itu adalah seorang agen perubahan yang berkewajiban untuk mentransformasi organisasi ke arah yang lebih baik atau positif.

 

 

Bagian Ketiga:

Bagian ini membahas tentang cara untuk memperkuat kepemimpinan. Pada bagian ini dijelaskan bahwa pemimpin adalah seorang pelatih. Disini dijelaskan bahwa seorang pemimpin harus mampu merekrut bawahan yang tepat sehingga organisasi mampu meraih sebuah level layanan baru yang lebih tinggi untuk para klien maupun masyarakat. Dikatakan pula bahwa seorang pemimpin harus mampu menciptakan kultur keorganisasian. Selain itu, diuraikan pula tentang peran seorang pemimpin yang bertanggung jawab untuk menjaga stabilitas organisasi dengan perencanaan keuangan yang tepat untuk organisasinya.

 

Bagian Keempat:

Bagian ini membahas tentang cara untuk membuat perubahan. Bagian ini terdiri dari dua bab, di bab yang pertama dibahas tentang akuntabilitas sebagai ukuran kinerja efektif dari seorang pemimpin. Di sini dijelaskan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin yang akuntabel maka ia harus memiliki profesionalisme, moral, kinerja, dan responsivitas yang baik terhadap kebutuhan-kebutuhan dan harapan semua stakeholder. Di bagian kedua, dijelaskan bahwa sebagai seorang pemimpin, seseorang harus menyadari bahwa ia tidak akan selamanya memegang sebuah jabatan, oleh karena itu ia harus memiliki visi dan mewariskan hal-hal positif seperti budaya kerja, kultur organisasi, dan hal-hal positif lainnya.

 

Kekhasan dari buku ini:

Buku ini menekankan pada skill seorang individu untuk menjadi pemimpin. Profesionalisme seorang pemimpin banyak dilihat dari aspek manajerial dan kaitannya dengan keberlangsungan organisasi yang dipimpinnya dengan stakeholder.

 

Rekomendasi:

Buku ini sangat baik untuk dibaca oleh pemimpin-pemimpin perusahaan, pemimpin organisasi kemasyarakatan dan organisasi pendidikan karena melalui buku ini seseorang akan mendapat wawasan baru tentang hal apa saja yang diperlukan untuk menjadi pemimpin, bagaimana cara menjaga stabilitas organisasi yang dimimpin dari segi manajemen maupun keuangan, cara menciptakan kultur organisasi, dan menanamkan budaya kerja positif, serta cara untuk membina hubungan baik dengan stakeholder dan masyarakat.

Cecep Kustandi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s