change

Anotasi Buku Change

Cecep Kustandichange

Judul Buku                                 : Change

Pengarang                                   : Rhenald Kasali

Tahun Terbit                              : 2006

Penerbit                                      : PT. Gramedia Pustaka Utama

Tempat Terbit                            : Jakarta, Indonesia

Jumlah Halaman                      : 456 Halaman

Tujuan ditulisnya Buku:

Buku ini ditulis untuk memberikan pengetahuan agar masyarakat menguasai teori kepemimpinan dalam organisasi belajar, serta memberikan jalan alternatif solusi dalam kepemimpinan dan organisasi belajar.

 

Pokok Bahasan:

Buku yang dikemas dalam 5 bagian utama ini, keseluruhannya menyampaikan bahwa hidup ini selalu berubah dan untuk menghadapi perubahan itu, kita diminta untuk belajar terus menerus.

 

Bagian Kesatu: 

Membahas tentang “Filosofi, Sejarah, dan Konsep Dasar Perubahan”. Secara filosofi, kita harus berubah, dipaparkan juga beberapa sejarah kerajaan nusantara yang selalu diwarnai dengan  perubahan  dan juga disampaikan sejumlah teknik membaca perubahan. Manusia yang hidup akan selalu berubah, hari ini ia adalah seorang bayi yang hidupnya tergantung orang lain, esok ia adalah makhluk kecil yang jatuh bangun belajar berjalan, lalu berlari, setelah itu menjadi makhluk dewasa yang menghadapi berbagai persoalan. Kadang tertawa, senang, tapi kadang sedih dan menangis.

 

Bagian Kedua: 

Membahas tentang “Melihat dan Memercayai Perubahan”. Bagaimana seorang  pemimpin perubahan melakukan berbagai teknik dalam meyakinkan para pengikutnya  untuk memercayai, bergerak dan menyelesaikan perubahan. Melihat perubahan tentu berbeda dengan melihat benda-benda yang kasat mata. Perubahan adalah sesuatu yang tidak mudah dibaca. Berbagai kemungkinan dapat saja terjadi dalam perubahan karena itu seorang pemimpin dapat diibaratkan sebuah mata, ia bukanlah sekedar seseorang yang bergerak secara acak, melainkan seseorang yang melihat secara visoner, sesuatu yang tidak kelihatan atau belum kelihatan oleh banyak orang. Pemimpin mampu melihat mana yang benar-benar bergerak mana yang tidak.

 

Bagian Ketiga:

Membahas tentang  “Memulai Perubahan”.  Analisis dimulai dari turn a round yaitu analisis untuk menyelamatkan organisasi yang masih punya peluang untuk selamat, lalu dijelaskan bagaimana meluluh lantakan kompleksitas yang ada agar organisasi lebih mudah bergerak secara simpel untuk kemudian dijelaskan bagaimana mengajak pengikut untuk berorientasi pada tindakan.

Bagian Keempat:

Membahas tentang “Mengubah Budaya Korporat”. Melakukan perubahan adalah mengubah nilai-nilai dasar, asumsi, dan kepercayaan yang dianut banyak orang dalam sebuah institusi. Transformasi nilai-nilai, lalu bagaimana menyatukan nilai-nilai dalam subkultur dan bagaiman cara memperkuatnya. Setiap perubahan membawa nilai-nilai baru. Nilai-nilai itu dapat dibawa generasi baru atau dapat juga dibentuk oleh keadaan yang berasal dari luar organisasi. Jika nilai-nilai baru itu berbeda dengan yang dikehendaki  organisasi maka akan terjadi evolusi nilai-nilai.
Bagian Kelima: 

Membahas tentang  “Membuat Pesta Perubahan”. Dua konsep penting yang ditawarkan dalam  melalui perubahan yaitu bagaimana menciptakan pesta perubahan dan bagaimana  mengelola harapan. Mahatma Gandhi mengatakan “Bahagia adalah ketika apa yang engkau pikir, apa yang engkau katakan  dan apa yang engkau kerjakan berada dalam keadaan yang harmonis”.  Harapan dan realitas adalah dua hal yang selalu terjadi pada manusia, tetapi pengalaman dan pengetahuanlah yang membentuk ekspektasi. Oleh sebab itu meski sebagaian besar orang memiliki harapan yang realistis, masih banyak orang yang menaruh eskpektasi terlalu tinggi. Eskpektasi dan harapan akan menimbulkan kekecewaan atau kepuasan manakala ia bertemu dengan realitas.

 

Kekhasan dari buku ini :

Buku ini memberikan gambaran  gaya kepemimpinan dalam organisasi belajar, disiplin organisasi belajar, model organisasi belajar dan penelitian tentang kepemimpinan dalam organisasi belajar.

Buku ini mengajak kita untuk memahami perubahan yang dapat terjadi setiap saat. Sama halnya dengan institusi pendidikan yang harus menyesuaikan secara terus menerus kegiatannya terhadap perubahan yang selalu terjadi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Banyak contoh yang dipaparkan dalam buku ini sehingga dapat diambil pelajaran agar kita tidak terjebak oleh perubahan itu sendiri.

 

Rekomendasi:

Sebagai pengetahuan bagi semua orang mengenai keterampilan kerja, bagaimana membangun kepemimpinan dalam organisasi belajar. Filosofi perubahan dimulai dengan memaparkan kenapa kita harus berubah dengan melihat sejarah kehidupan orang-orang atau bangsa-bangsa seperti yang disampaikan oleh Evelyn Waugh bahwa “Change is only evidence of live”, dan perubahan itu dapat dimulai dari seorang pemimpin seperti yang disampaikan oleh Napoleon Bonaparte “a leader is a dealer in hope”.

Cecep Kustandi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s