RAGAM MEDIA SEDERHANA

Cecep Kustandi, M.Pd.

Berdasarkan pada pengklasifikasian yang digambarkan oleh para ahli mengungkapkan bahwa karakteristik atau ciri-ciri khas suatu media berbeda berdasarkan tujuan dan maksud pengelompokkannya. Untuk itu sebenarnya media dipilih dan digunakan disesuaikan dengan tujuan pembelajaran dalam rangka mempermudah proses belajar, sehingga peserta didik dapat memahami materi yang sampaikan. Berikut penjelasan mengenai jenis-jenis media sederhana dan karakteristiknya.

  1. A. GAMBAR/FOTO_____________________

Gambar/foto adalah media sederhana yang biasa sering digunakan, Media ini merupakan bahasa yang umum, yang dapat dimengerti dan dinikmati oleh semua orang dimana-mana. Berfungsi untuk menyampaikan pesan melalui gambar yang menyangkut indera penglihatan. Pesan yang disampaikan dituangkan ke dalam simbol-simbol komunikasi visual. Simbol-simbol tersebut perlu dipahami dengan benar agar proses penyampaian pesan dapat berhasil dan efisien. Selain itu juga media grafis mempunyai tujuan menarik perhatian, memperjelas materi, mengilustrasikan fakta atau informasi yang mungkin akan cepat jika tidak diilustrasikan dengan gambar.

Kelebihan media ini ialah:

(1)    Sifatnya kongkrit, lebih realistik dibandingkan dengan media verbal.

(2)    Dapat memperjelas suatu masalah dalam bidang apa saja, baik untuk usia muda maupun tua.

(3)    Murah harganya dan tidak memerlukan peralatan khusus dalam penyampaiannya.

Kelemahannya.

(1)   Gambar/foto hanya menekankan persepsi indera mata.

(2)   Ukurannya sangat terbatas untuk kelompok besar.

  1. B. SKETSA ­­­­­­­­­­­­­­­_______­­­­­­­­­­­­­­­­­­____________________

Sketsa adalah gambar sederhana yang melukiskan bagan-bagian pokok tanpa detail. Sketsa merupakan gambaran atau lukisan pendahuluan yang kasar ringan, semata-mata garis besar atau belum selesai. Kerap kali sebagai percobaan bahkan sebagai tanda untuk mengingat-ingat. Dalam penerapannya biasanya sebagai gambaran singkat tanpa bagian–bagian kecil yang mengemukakan gagasan tertentu. Pada umumnya merupakan rencana kasar yang umumnya menggunakan garis.

Sketsa merupakan media visual sederhana sebagai sarana yang paling singkat dan abstrak untuk menggambarkan suatu obyek guna menambah pemahaman visual siswa terhadap suatu objek dan memperlancar penguasaan obyek-obyek yang dihayatinya.

C. DIAGRAM ____________________________

Diagram  adalah gambar sederhana yang menggunakan garis-garis dan simbol, diagram menggambarkan struktur dari objeknya secara garis besar, menunjukkan hubungan yang ada antar komponen. Diagram, juga diartikan lambang-lambang tertentu yang dapat digunakan untuk menjelaskan sarana, prosedur serta kegiatan yang biasa dilaksanakan dalam suatu sistem. Diagram ini untuk menyederhanakan yang komplek-komplek sehingga dapat memperjelas penyajian pesan.

Oleh karena diagram bersifat:

(1)    Simbolis dan abstrak, kadang-kadang sulit dimengerti.

(2)    Untuk dapat membaca diagram diperlukan keahlian khusus dalam bidangnya tentang isi diagram tersebut.

(3)    Walaupun sulit dimengerti, karena sifatnya yang padat diagram dapat memperjelas arti.

Ciri-ciri diagram yang baik.

(1)   Benar, diagram rapih dan disertai dengan keterangan yang jelas.

(2)   Cukup besar dan ditempatkan secara strategis.

(3)   Penyusunannya disesuaikan dengan pola baca yang umum dari atas ke bawah atau dari kiri ke kanan.

D. BAGAN/CHART _______________________

Fungsi dari media sederhana ini adalah menyajikan ide-ide atau konsep-konsep yang sulit bila hanya disampaikan secara tertulis atau lisan. Bagan juga mampu memberikan ringkasan butir-butir penting dari suatu presentasi.

Bagan merupakan media yang berisi tentang gambar-gambar keterangan-keterangan, daftar-daftar dan sebagainya. Bagan digunakan untuk memperagakan pokok-pokok isi bagasi secara jelas dan sederhana antara lain: Perkembangan, Perbandingan, Struktur, Organisasi. Macam-macam media bagan antara lain: Tree chart, Flow chart

 

  1. E. GRAFIK _______________________

Grafik adalah gambar sederhana yang menggunakan titik-titik, garis atau gambar. Untuk melengkapinya seringkali simbol-simbol verbal digunakan. Grafik merupakan suatu bentuk penyajian visual yang dipakai untuk membandingkan perbedaan jumlah dari data pada saat-saat yang berbeda-beda. Grafik lebih banyak merupakan garis-garis kurva. Dalam laporan ilmiah biasanya banyak dipergunakan grafik atau secara khusus, grafik garis. Dalam suatu grafik semacam itu setiap titik yang menggambarkan nilai-nilai tertentu. Dengan begitu akan timbul sebuah garis yang naik turun, atau sebuah kurva.
Suatu gambar grafik pada hakeatnya menerapkan sistem koordinat tegak lurus yang menjadi kerangka grafik dengan menggunakan garis horizontal. Garis abscissa, sebagai sumber X, dan garis tegak – vertikal, garis ordinat, sebagai sumbu Y

Macam-macam grafik:

#       Grafik garis (Line Graph), yaitu grafik yang paling dapat menggambarkan data secara tepat, dapat menggambarkan hubungan antara dua kelompok data dan dapat digunakan untuk data-data yang kontinyu.

#       Grafik batang

Dalam grafik ini jumlah data dipertunjukkan dalam bentuk gambar. Yang perlu diperhatikan grafik gambar ini adalah:

#          Simbol gambar yang dipakai sendiri (self Explanatory).

#          Jumlah data yang diperlihatkan melalui jumlah gambar.

#          Jumlah besar kecilnya gambar akan dapat dibaca apabila dibawah gambar tersebut diberikan angka yang sebenarnya.

  1. F. POSTER________________________

Poster adalah media yang diharapkan mampu mempengaruhii dan memotivasi lingkah laku orang yang melihatnya. Poster merupakan media komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pesan yang singkat tetapi padat, dan impresif karena ukurannya yang relatif besar.

G. PETA ________________________

Peta berfungsi untuk menyajikan data lokasi. Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan skala tertentu melalui suatu sistem proyeksi. Peta bisa disajikan dalam berbagai cara yang berbeda, mulai dari peta konvensional yang tercetak hingga peta digital yang tampil di layar komputer.

Fungsi

  1. Menyeleksi data
  2. Memperlihatkan ukuran
  3. Menunjukkan lokasi relatif
  4. Memperlihatkan bentuk

Unsur-unsur

  1. Judul Peta
  2. Legenda / keterangan
  3. Tanda arah / Orientasi
  4. Skala
  5. Inset
  6. Sumber dan Tahun pembuatan peta
  7. Simbol dan Warna
  8. Proyeksi Peta

H. GLOBE ________________________

Globe adalah tiruan bola bumi dalam bentuk kecil. Kedudukan globe miring 66 1/2 terhadap bidang datar tempat globe, sebagaimana kedudukan bumi juga miring 66,5 terhadap bidang ekliptika.

Kegunaan globe di antaranya adalah:

  1. memperagakan arah rotasi bumi yaitu dari barat ke timur
  2. memperagakan terjadinya siang dan malam
  3. menunjukkan bentuk muka bumi yang sebenarnya.
  4. menunjukkan sistem koordinat bola bumi

 

  1. I. PAPAN TULIS________________________

Salah satu media penyajian untuk pembelajaran yang sering digunakan adalah papan tulis, dan white board. Kedua media ini dapat dipakai untuk penyajian tulisan-tulisan, sket-sket gambar dengan menggunakan kapur/spidol white board baik yang berwarna ataupun tidak berwarna. Maksud dari warna tersebut adalah agar tulisan lebih jelas, menarik dan dapat berkesan bagi siswa.

Syarat-syarat papan tulis yang baik adalah:

  • Papan tulis harus buram, tidak boleh licin atau mengkilat
  • Warna dasar papan tulis harus lebih gelap dari alat tulis yang dipakai.
  • Warna dasar white board putih.
  • Ukuran yang ideal adalah 90 x 120 cm atau 90 x 200 cm.

Untuk penggunaan papan tulis atau white board diperlukan perhatian yaitu tulisan/gambar di papan harus jelas dan bersih, hindari agar papan tulis tidak terlalu penuh dengan tulisan atau gambar-gambar sehingga sulit untuk dimengerti peserta, hapuskan tulisan/gambar tidak diperlukan lagi, tinggalkan papan tulis dalam keadaan bersih.

  1. J. PAPAN FLANEL________________________

Papan Flanel/Flanel Board, media yang efektif untuk menyajikan pesan tertentu kepada sasaran tertentu pula. Papan flanel adalah media visual yang efektif  untuk menyajikan pesan-pesan tertentu kepada sasaran didik. Papan berlapis kain flanel ini dapat dilipat sehingga praktis. Gambar-gambar yang akan disajikan dapat dipasang dan dilepas dengan mudah, sehingga dapat dipakai berkali-kali. Selain untuk menempel gambar-gambar, dapat pula dipakai menempelkan huruf dan angka-angka. Karena penyajian seketika, kecuali menarik perhatian siswa, penggunaan papan flanel dapat membuat sajian effesien.

Kelemahan dan Kelebihan Papan Flanel.

Kelemahannya:

  1. Walaupun bahan flanel dapat menempel pada sesamanya, tetapi hal ini tidak menjamin pada bahan yang berat, karena dapat lepas bila ditempelkan.
  2. Bila terkena angin sedikit saja, bahan yang ditempel pada papan flanel tersebut akan berhamburan jatuh.

Kelebihannya:

  1. Karena kesederhanaan papan flanel dapat dibuat sendiri oleh guru.
  2. Dapat dipersiapkan terlebih dahulu dengan teliti.
  3. Dapat memusatkan perhartian siswa terhadap suatu masalah yang dibicarakan
  4. Dapat menghemat waktu pembelajaran karena segala sesuatunya sudah dipersiapkan dan peserta didik dapat melihat sendiri secara langsung.

K. PAPAN BULETIN ________________________

Papan Buletin dan Papan Magnetik, fungsinya menerangkan sesuatu, dan memberitahukan kejadian dalam waktu tertentu.

Papan magnetik merupakan papan pamer yang terdiri dari permukaan baja tipis yang dilapisi magnet. Obyek dan informasi yang ingin ditunjukkan / dipamerkan diletakkan di atas karton yang dibelakangnya terdapat magnet kecil sehingga dengan mudah karton itu ditempelkan ke papan magnet dan dipindah-pindahkan. Papan buletin berfungsi sama dengan papan magnetik tetapi dapat pula digunakan untuk menampilkan visual tiga dimensi. Di samping itu, papan buletin biasanya ditempatkan pada lokasi yang dapat menarik perhatian orang-orang yang lewat sehingga dapat singgah dan membaca informasi di papan tersebut.

Kelebihan dan keterbatasan media pamer ini adalah sebagai berikut :

Kelebihan

  1. Bermanfaat di ruang manapun tanpa harus ada penyesuaian khusus
  2. Pemakai dapat secara fleksibel membuat perubahan-perubahan sementara penyajian berlangsung
  3. Mudah dipersiapkan dan materinya mudah digunakan
  4. Fasilitas papan tulis atau white board selalu tersedia di ruang-ruang kelas

Keterbatasan

  1. Terbatas penggunaannya pada kelompok kecil
  2. Memerlukan keahlian khusus dan penyajiannya (apalagi jika memerlukan penjelasan verbal)
  3. Mungkin tidak dianggap penting jika dibandingkan dengan media-media yang diproyeksikan
  4. Pada saat di papan, guru membelakangi siswa, dan jika ini berlangsung lama tentu akan mengganggu suasana dan pengelolaan kelas.
  1. L. FLIP CHART________________________

Flip chart adalah lembaran kertas yang berisikan bahan pelajaran, yang tersusun rapi dan baik. Penggunaan ini adalah salah satu cara guru dalam menghemat waktunya untuk menulis di papan tulis. Lembaran kertas yang sama ukurannya dijilid jadi satu secara baik agar lebih bersih dan baik. Penyajian informasi ini dapat berupa:

  1. Gambar-gambar                   c.  Huruf-huruf
  2. Diagram                                 d.  Angka-angka

Flip chart tersebut harus disesuaikan dengan jumlah dan jarak maksimum siswa melihat peta lipat tersebut dan direncanakan tempat yang sesuai dimana dan bagaimana media tersebut ditempatkan

Cara Membuat Flip Chart.

Chart tersebut harus disusun/dijilid yang serasi agar mudah untuk penyimpanannya dan untuk menghindarkan kerusakan chart. Adapun cara untuk mengkontruksi peta/chart adalah sebagai berikut:

1)       Lubangi kertas chart sedemikian rupa agar mudah dijadikan satu/dijilid.

2)       Buatkan dua bingkai kayu yang diikat bersama dengan kertas peta oleh dua baut. Pada ujung-ujung bingkai dibuat lubang tempat tali penggantung pita.

3)       Peta dengan bingkai kayu atau besi dijadikan satu dengan pengikat baut (seperti pada gambar 2). Peta ini dapat digantungkan pada papan tulis/white board, yang tidak menempel tembok/dinding.

4)       Penempatan peta dapat juga digantungkan pada penyangga  dengan 3 kaki.

5)       Cara lain untuk mengikat dan menyangga peta adalah dengan menggunakan papan triplek/hardboard.

 

 

 

 

  1. M. AKUARIUM________________________

Akuarium secara berarti sebuah wadah air, tetapi secara umum diartikan sebagai wadah atau tempat untuk memelihara berbagai jenis komunitas kehidupan dalam air, seperti ikan, amphibi, tanaman air, moluska, koral, dan berbagai jenis invertebrata lainnya.

Media ini efektif untuk menjelaskan pengetahuan yang berkenaan dengan ilmu alam misalnya ekosistem air. Berbagai jenis material dapat dijadikan bahan dasar pembuatan akuarium. Meskipun demikian, kaca lebih dikehendaki karena kaca sebagai benda transparan memungkinkan siswa untuk mengamati aktifitas kehidupan dalam air secara horisontal.

Selain kaca, bahan transparan lain yang kerap digunakan untuk akuarium adalah akrilik Dalam menentukan pilihan antara kaca atau akrilik sebagai bahan dasar akarium, anda perlu mempertimbangkan beberapa hal.

N. BANGUN RUANG________________________

Bangun ruang adalah bangun matematika yang mempunyai isi ataupun volume. Bagian-bagian bangun ruang :

  1. Sisi:  bidang pada bangun ruang yang membatasi antara bangun ruang dengan ruangan di sekitarnya.
  2. Rusuk:  pertemuan dua sis yang berupa ruas garis pada bangun ruang.
  3. Titik sudut: titik hasil pertemuan rusuk yang berjumlah tiga atau lebih.

Jenis-jenis bangun ruang yang umum dikenal adalah:

  1. Balok
  2. Kubus
  3. Prisma
  4. Limas
  5. Kerucut
  6. Tabung dan
  7. Bola

O. DIORAMA________________________

Diorama adalah gambaran kejadian baik yang mempunyai nilai sejarah atau tidak yang disajikan dalam bentuk mini atau kecil. Kita bisa membuat apapun dalam diorama ini. Ingat, untuk mempermudah, gunakan skala yang seragam.

Sebenarnya tidak ada perbedaan yang mencolok antara maket dan diorama. Diorama lebih menekankan kepada isi pesan dari gambaran visual dan karakter tokoh. Diorama serasa lebih hidup dibandingkan dengan maket.

  1. P. HERBARIUM________________________

Herbarium adalah koleksi/contoh tumbuhan yang telah dikeringkan/diawetkan, diklarifikasi  dan direkatkan pada kertas dengan keterangan tertentu. Herbarium juga dapat diartikan sebagai lembaga pengelola atau tempat penyimpanan koleksi/contoh tumbuhan yang telah diawetkan. Herbarium digunakan sebagai alat identifikasi atau determinasi tumbuhan, penyedia informasi tumbuhan di suatu tempat, bahan peraga, data bagi peneliti, serta sebagai bahan tukar menukar koleksi tumbuhan. herbarium.

 

Satu pemikiran pada “RAGAM MEDIA SEDERHANA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s