EVALUASI MEDIA SEDERHANA

Cecep Kustandi, M.Pd.

Evaluasi merupakan bagian integral dari suatu proses pembelajaran. Idealnya, keefektivan pelaksanaan proses pembelajaran diukur dari dua aspek, yaitu (1) bukti-bukti empiris mengenai hasil belajar siswa yang dihasilkan oleh sistem pembelajaran, dan (2) bukti-bukti yang menunjukkan berapa banyak kontribusi (sumbangan) media atau media terhadap keberhasilan dan keefektivan proses pembelajaran itu.

Evaluasi tentang kedua aspek tersebut masih terasa sulit untuk dikerjakan karena seringkali media tidak bekerja sebagai bagian integral dari keseluruhan proses pembelajaran.

A. PROSES EVALUASI______________________________

Apabila media dirancang sebagai bagian integral dari proses pembelajaran, ketika mengadakan evaluasi terhadap pembelajaran itu sudah termasuk pula evaluasi terhadap media yang digunakan.

Data empiris yang berkaitan dengan media pembelajaran secara umum bersumber dari jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan berikut ini: a. Apakah media pembelajaran yang digunakan efektif? b. Dapatkah media pembelajaran itu diperbaiki dan ditingkatkan? c. Apakah media pembelajaran itu efektif dari segi biaya dan hasil belajar yang dicapai oleh siswa? d. Kriteria apa yang digunakan untuk memilih media pembelajaran itu? e. Apakah isi pembelajaran sudah tepat disajikan dengan media itu? f. Apakah prinsip-prinsip utama penggunaan media yang dipilih telah diterapkan? g. Apakah media pembelajaran yang dipilih dan digunakan benar-benar menghasilkan hasil belajar yang direncanakan? h. Bagaimana sikap siswa terhadap media pembelajaran yang digunakan?

B. TUJUAN EVALUASI______________________________

Tujuan evaluasi media pembelajaran berkaitan dengan pertanyaan-pertanyaan di atas, yaitu : a. Menentukan apakah media pembelajaran itu efektif b. Menentukan apakah media itu dapat diperbaiki atau ditingkatkan c. Menetapkan apakah media itu cost-effective dilihat dari hasil belajar siswa d. Memilih media pembelajaran yang sesuai untuk dipergunakan dalam proses belajar di dalam kelas e. Menentukan apakah isi pelajaran sudah tepat disajikan dengan media itu f. Menilai kemampuan guru menggunakan media pembelajaran g. Mengetahui apakah media pembelajaran itu benar-benar memberi sumbangan terhadap hasil belajar seperti yang dinyatakan h. Mengetahui sikap siswa terhadap media pembelajaran Evaluasi dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti diskusi kelas dan kelompok interviu perorangan, observasi mengenai perilaku siswa, dan evaluasi media yang telah tersedia.

Kegagalan mencapai tujuan belajar yang telah ditentukan tentu saja merupakan indikasi adanya ketidakberesan dalam proses pembelajaran khususnya penggunaan media pembelajaran. Dengan melakukan diskusi bersama siswa, kita akan dapat memperoleh informasi bahwa siswa, misalnya, lebih menyenangi belajar mandiri daripada belajar dengan pilihan media kita. Atau, siswa tidak menyukai penyajian materi pelajaran kita dengan menggunakan media transparansi, dan mereka merasa bahwa mereka akan dapat belajar lebih banyak lagi jika pelajaran itu disajikan melalui video atau film.

Evaluasi bukanlah akhir dari siklus pembelajaran, tetapi ia merupakan awal dari suatu siklus pembelajaran berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s